Pendahuluan
Pada tingkat menengah pembelajaran Bahasa Jerman (setara kelas XI SMA/MA atau level A2–B1), peserta didik mulai diarahkan untuk mampu berkomunikasi secara lebih kompleks, tidak hanya menyampaikan fakta sederhana, tetapi juga pengalaman masa lalu, rencana, kemampuan, kewajiban, dan keinginan. Untuk mencapai kompetensi tersebut, penguasaan struktur gramatikal menjadi hal yang sangat penting.
Dua struktur gramatikal utama yang harus dikuasai pada tingkat menengah adalah Perfekt (kalimat lampau) dan Modalverben (kata kerja modal). Perfekt digunakan untuk menceritakan peristiwa yang telah terjadi, sedangkan Modalverben berfungsi untuk mengekspresikan sikap pembicara seperti kemampuan, keharusan, izin, keinginan, atau kemungkinan.
Materi ini disusun untuk membantu peserta didik memahami konsep, fungsi, pola pembentukan, serta penggunaan Perfekt dan Modalverben secara tepat dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.
A. Perfekt (Kala Lampau dalam Bahasa Jerman)
1. Pengertian Perfekt
Perfekt adalah bentuk kalimat lampau dalam Bahasa Jerman yang paling sering digunakan dalam bahasa lisan dan tulisan informal, terutama untuk menceritakan pengalaman atau kejadian yang sudah selesai.
Contoh dalam Bahasa Indonesia:
Saya sudah makan
Dia pergi ke sekolah tadi pagi
Dalam Bahasa Jerman:
Ich habe gegessen.
Er ist zur Schule gegangen.
2. Fungsi Perfekt
Perfekt digunakan untuk:
Menceritakan pengalaman pribadi
Menyampaikan kegiatan yang telah selesai
Menceritakan kejadian masa lalu dalam percakapan sehari-hari
Menyampaikan aktivitas yang terjadi baru-baru ini
Contoh:
Ich habe gestern Deutsch gelernt.
(Saya belajar Bahasa Jerman kemarin)Wir haben einen Film gesehen.
(Kami menonton sebuah film)
3. Struktur Kalimat Perfekt
Struktur dasar kalimat Perfekt adalah:
Subjek + kata kerja bantu (haben/sein) + Partizip II
Contoh:
Ich habe gegessen.
Sie ist nach Hause gegangen.
Kata Kerja Bantu
Dalam Perfekt, terdapat dua kata kerja bantu:
haben (memiliki)
sein (menjadi)
Pemilihan kata kerja bantu tergantung pada jenis kata kerja utama.
4. Penggunaan haben
Kata kerja bantu haben digunakan untuk:
Sebagian besar kata kerja transitif
Kata kerja yang memiliki objek
Kata kerja yang menyatakan aktivitas
Contoh:
lernen → Ich habe gelernt.
lesen → Ich habe gelesen.
machen → Er hat seine Hausaufgaben gemacht.
5. Penggunaan sein
Kata kerja bantu sein digunakan untuk:
Kata kerja yang menyatakan pergerakan
Kata kerja yang menyatakan perubahan keadaan
Contoh:
gehen → Ich bin gegangen.
fahren → Wir sind gefahren.
kommen → Sie ist gekommen.
Kata kerja umum dengan sein:
gehen (pergi)
kommen (datang)
fahren (berkendara)
laufen (berlari)
bleiben (tinggal)
werden (menjadi)
6. Partizip II
Partizip II adalah bentuk kata kerja ketiga yang digunakan dalam Perfekt.
a. Kata Kerja Beraturan (Regelmäßige Verben)
Rumus:
ge- + akar kata + -t
Contoh:
lernen → gelernt
spielen → gespielt
machen → gemacht
Kalimat:
Ich habe Deutsch gelernt.
Wir haben Fußball gespielt.
b. Kata Kerja Tidak Beraturan (Unregelmäßige Verben)
Bentuk Partizip II tidak beraturan dan harus dihafalkan.
Contoh:
essen → gegessen
trinken → getrunken
sehen → gesehen
Kalimat:
Er hat einen Apfel gegessen.
Ich habe einen Film gesehen.
c. Kata Kerja dengan Awalan Tidak Terpisah
Awalan seperti be-, ver-, er-, ent- tidak menggunakan ge-.
Contoh:
besuchen → besucht
verstehen → verstanden
erzählen → erzählt
Kalimat:
Ich habe meine Großeltern besucht.
7. Posisi Kata dalam Kalimat Perfekt
Dalam kalimat utama:
Kata kerja bantu berada di posisi kedua
Partizip II berada di akhir kalimat
Contoh:
Ich habe gestern lange gelernt.
Wir sind am Morgen nach Jakarta gefahren.
B. Modalverben (Kata Kerja Modal)
1. Pengertian Modalverben
Modalverben adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk menyatakan sikap, kemampuan, keharusan, izin, keinginan, atau kemungkinan terhadap suatu tindakan.
Bahasa Jerman memiliki enam Modalverben, yaitu:
können (bisa, mampu)
müssen (harus)
wollen (ingin)
sollen (seharusnya)
dürfen (boleh)
mögen (suka)
2. Fungsi Modalverben
Modalverben digunakan untuk:
Menyatakan kemampuan
Menyatakan kewajiban
Memberi izin atau larangan
Menyampaikan keinginan
Memberi saran
Contoh:
Ich kann Deutsch sprechen.
Du musst lernen.
3. Struktur Kalimat dengan Modalverben
Struktur:
Subjek + Modalverb (konjugasi) + kata kerja utama (infinitif di akhir)
Contoh:
Ich kann gut schwimmen.
Wir müssen heute lernen.
4. Penjelasan Setiap Modalverben
a. können (bisa, mampu)
Digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kemungkinan.
Contoh:
Ich kann Deutsch sprechen.
Er kann heute nicht kommen.
b. müssen (harus)
Digunakan untuk menyatakan kewajiban.
Contoh:
Ich muss meine Hausaufgaben machen.
Wir müssen pünktlich sein.
c. wollen (ingin)
Digunakan untuk menyatakan keinginan kuat.
Contoh:
Ich will Arzt werden.
Sie will nach Deutschland reisen.
d. sollen (seharusnya)
Digunakan untuk saran, nasihat, atau perintah tidak langsung.
Contoh:
Du sollst mehr lernen.
Ich soll meiner Mutter helfen.
e. dürfen (boleh)
Digunakan untuk izin atau larangan.
Contoh:
Darf ich hereinkommen?
Du darfst hier nicht rauchen.
f. mögen (suka)
Digunakan untuk menyatakan kesukaan.
Contoh:
Ich mag Kaffee.
Wir mögen deutsche Musik.
5. Modalverben dalam Bentuk Perfekt
Modalverben dalam Perfekt menggunakan:
haben
Infinitif ganda di akhir kalimat
Contoh:
Ich habe lernen müssen.
Er hat nicht kommen können.
C. Contoh Teks Pendek
Gestern habe ich viel gelernt. Ich musste für die Prüfung lernen. Ich konnte alle Aufgaben verstehen, aber ich wollte noch mehr üben. Am Abend bin ich mit meinen Freunden essen gegangen. Wir haben viel gelacht.
D. Latihan (Opsional)
Ubah ke bentuk Perfekt:
Ich lerne Deutsch.
Lengkapi dengan Modalverben yang tepat:
Ich ___ heute lernen
Penguasaan Perfekt dan Modalverben merupakan langkah penting dalam pembelajaran Bahasa Jerman tingkat menengah. Dengan memahami struktur dan penggunaannya, peserta didik dapat mengungkapkan pengalaman masa lalu, menyatakan kemampuan, kewajiban, serta keinginan secara lebih alami dan komunikatif.
Latihan rutin, membaca teks sederhana, serta penggunaan dalam percakapan sehari-hari akan membantu peserta didik menguasai struktur ini dengan lebih baik dan percaya diri
MASUK PTN